Posted by : Unknown Minggu, 23 Oktober 2016

     bully pasti tidak asing dengan kata ini, yaitu mengucilkan atau melakukan kekerasan dari perkataan   ( mengolok - ngolok yang menjatuhkan ) ataupun tindakan fisik  ( memukul ). Sangat di sayangkan  ada anak anak yang tekena bully tapi tidak ada yang tahu dan yang membullipun tidak tahu ia sedang melakukan bully.

     Semua orang pasti pernah melakukan hal ini di sekolah sengaja ataupun tidak sengajamembulli teman atau aduk kelas. Saat mengjinjak jenjang pendidikan SD, SMP, SMK, dst contoh kecil ada teman kita kondisinya tidak normal atau dia lebih kecil dari kita ( tubuhnya ) atau gendut, kita membulli secara perkataan ( mengolok - ngolok ) kita tidak tahu perasaannya sakit hati atau dia menjadi minder dengan dirinya sendiri. Terkadang ada teman kita yang pendiam kita olok - olok biasanya mengambil makanannya dan ini dilakukan jam kosong atau saat guru pergi dan saat guru datang semua duduk rapi kembali dan buruknya teman - teman sekelasnya ikut tertawa dan tidak melaporknnya / tidak tahu kalau terjadi pembullian. Terkadang kakak kelas memintai uang saku kita kalau tidak diberikan di pukul kalau melaporkan di ancam biasanya di lakukan saat jam istirahat dan jarang diketahui oleh pendidik di sekolah tersebut.

     Korban pembullian setiap tahun tetap ada, bagaimana menghilangkan / meminimalisir kasus ini ?. Ini masih menjadi masalah belum terselesaikan, sudah di lakukan monitoring, diklat, dll tapi tetap saja masih ada kasus pembullian. Dalam pendidikan anak harus tahu apa itu bully, apa penyebabnya, menanamkan nilai - nilai agama bully tidak baik dan membuat karakter peserta didik menjadi karakter berakhlak dan berjiwa pancasila. Dari sudut keluarga juga harus mengasah tenggang rasa dan adil, apabila ada sesuatu dibagi dengan adil yang kecil memilih dahulu,  satu dibelikan kakaknya juga dibelikan. Apabila dari sudut keluarga patokan awal tidak memberlakukan tenggng rasa dan adil bisa memicu benih - benih  pembullian terhadap teman atau di sekolahnya. Keluarga dan sekolah harus bersinergi dalam meminimalisir atau menghilangkan kasus pembullian di jenjang pendidakan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © ApaAjaAda - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -