Archive for Oktober 2016

     Pengamen ataupun pengemis sudah melekat di kehidupan sehari - hari. Saat kita pergi ke kota di sepanjang perempatan lampu merah banyak di temeui pengamen. Terkadang ada pengamen yang masih kecil yang seharusnya masa - masa bermain tetapi mencari nafkah, atau pengemis yang dominan orang - orang yang sudah " manula " manusia lanjut usia yang seharusnya menikmati kehidupan tuanya di rumah dengan secangkir kopi sambil menanti anak cucunya kembali kerumah membawa oleh - oleh.

     Indonesia termasuk dalam negara yang sedang maju yang penduduknhya mayoritas ekonomi di bawah standart. Di dukung banyaknya individu yang tidak mempunyai keterampilan yang ujung - ujungnya mengamen . Angan -angan para pengamen / pengemis mungkin "daripada melakukan copet, merampok, mencuri lebih baik meminta dengan baik - baik dengan mangamen di Indonesiakan mayoritas memeluk islam". Pemikiran ini yang mendasari makin banyaknya pengemis di negara kita. Mayoritas penduduk Indonesia yang beragama islam menjadi lumbung ekonomi bagi para pengemis atau pengamen. Allah bersabda " Anfik unfik alaik " infako tak infaki dari hal kecil ini orang - orang yang memeluk agama islam berlomba - lomba bersedekah karena pasti akan di ganti yang lebih baik.
   
     Saya pernah pergike Bandung naik sepeda berkunjung ke rumah teman, saat diperbatasan kota Bandung tepatnya diperempatan lampu merah ada ibu - ibuk yang meminta - minta pakaiannya compang - amping  sambil menggendong anak dengan mata kanan yang di perban, saya merasa iba dan memberikan sebaggian uang saku. Saat berada di cakruk tepatnyta di depan rumah teman saya, melihat ibu - ibu yang di lihat tadi mengendarai montor sambil menggendong anaknya dengan mata yang sudah tidak di perban dan memakai baju yang bagus. Dia berhenti di di rumah yang bagus dan bertingkat " wow.. pengemis profesional ini " ujar dalam hati. Saya bertanya tentang ibuk itu ke teman saya " Tetangga - tetangga sudah tau kalau satu keluarga pekerjaannya mengemis sampai anak - anaknya sepulang sekolah ganti baju dan berangkat mengemis, tetangga - tetangga tidak ada yang menghardik keluarga tersebut karana tenggang rasa dan istimewanya uang yang di kumpulkan sahari bisa sampai satu juta lebih apalagi saat bulan ramadhan bisa berlipat - lipat sampai tiga juta lebih". Padahal di dalam agama islam meinta / mengemis itu adalah sejelek - jeleknya manusia, Rosul pernah bersabda " Man saalannasa amwalahum takassuron, fainnama yas alu jamron, falyastakilla aw liyastksir" Barang siapa meminta  harta kepada orang lain untuk memperkaya diri, maka sungguh, ia hanyalah meminta bara api, maka silahkan ia meminta sedikit atau banyak ( ujar saya dalam hati ). Di luar sana pun masih banyak perkerjaan selain mengemis yang lebih halal, karena kurangnya keterampilan dan kreativitas serang individu masih banyaknya pengemis atau pengamen  hulu - hilir di perempatan lampu merah. Dari hal kecil tersebut kasus - kasus kejahatan meningkat pesat tahun ke tahun, inilah PR besar bagi para orang - orang berdasi ( pejabat ) yang seharusnya menengk ke belakang banyaknya realita yang terjadi yang jarang orang - orang tahu.

   

REALITA DI BALIK PENGEMIS ATAU PENGAMEN DARI SUDUT PEMIKIRAN DAN AGAMA

Posted by : Unknown 0 Comments
     bully pasti tidak asing dengan kata ini, yaitu mengucilkan atau melakukan kekerasan dari perkataan   ( mengolok - ngolok yang menjatuhkan ) ataupun tindakan fisik  ( memukul ). Sangat di sayangkan  ada anak anak yang tekena bully tapi tidak ada yang tahu dan yang membullipun tidak tahu ia sedang melakukan bully.

     Semua orang pasti pernah melakukan hal ini di sekolah sengaja ataupun tidak sengajamembulli teman atau aduk kelas. Saat mengjinjak jenjang pendidikan SD, SMP, SMK, dst contoh kecil ada teman kita kondisinya tidak normal atau dia lebih kecil dari kita ( tubuhnya ) atau gendut, kita membulli secara perkataan ( mengolok - ngolok ) kita tidak tahu perasaannya sakit hati atau dia menjadi minder dengan dirinya sendiri. Terkadang ada teman kita yang pendiam kita olok - olok biasanya mengambil makanannya dan ini dilakukan jam kosong atau saat guru pergi dan saat guru datang semua duduk rapi kembali dan buruknya teman - teman sekelasnya ikut tertawa dan tidak melaporknnya / tidak tahu kalau terjadi pembullian. Terkadang kakak kelas memintai uang saku kita kalau tidak diberikan di pukul kalau melaporkan di ancam biasanya di lakukan saat jam istirahat dan jarang diketahui oleh pendidik di sekolah tersebut.

     Korban pembullian setiap tahun tetap ada, bagaimana menghilangkan / meminimalisir kasus ini ?. Ini masih menjadi masalah belum terselesaikan, sudah di lakukan monitoring, diklat, dll tapi tetap saja masih ada kasus pembullian. Dalam pendidikan anak harus tahu apa itu bully, apa penyebabnya, menanamkan nilai - nilai agama bully tidak baik dan membuat karakter peserta didik menjadi karakter berakhlak dan berjiwa pancasila. Dari sudut keluarga juga harus mengasah tenggang rasa dan adil, apabila ada sesuatu dibagi dengan adil yang kecil memilih dahulu,  satu dibelikan kakaknya juga dibelikan. Apabila dari sudut keluarga patokan awal tidak memberlakukan tenggng rasa dan adil bisa memicu benih - benih  pembullian terhadap teman atau di sekolahnya. Keluarga dan sekolah harus bersinergi dalam meminimalisir atau menghilangkan kasus pembullian di jenjang pendidakan.

" EKSPLANASI " Contoh BULLY

Posted by : Unknown 0 Comments
     Full Days School bisa dikatakan bersekolah seharian penuh. Menghabiskan hari - hari di sekolah bersama teman dan guru tujuannya menjadikan murid berkarakter dan menjaga murid dari kekerasan dari luar seperti permerkosaan dan narkoba dll. Mengangkat pernyataan di atas apakah full days school baik di terapkan di jenjang sekolah SD/SMP/SMK/ Sederajat ?. Mengusung pertanyaan di atas full days school bisa diterpkan pada tempatnya seperti perkotaan yang mayotitas kantoran apabila diterapkan di desa yang mayotitas petani tidak mungkin efektif.
     Dari pengalaman saya di SMK berangkat jam 06.45 - 16.00 saat itu masih RSBI murid di gembleng dari segimateri maupun prakterk meskipun di lebih ke praktek. Kedisiplinan sangat ditekankan bel berbunyi gerbang ditutup terlambat di beri sangsi bersih - bersih area sekolah sampai jam pertama habis sekita jam 08.20, walaupun hal sepele tersebut berulang berkali - kali sekolah saya menjadi Juara Nasional sekolah terbersih yaitu Adiwiyata Mandiri yang pada saat itu sekolah yang menyandang predikat tersebut se -SMK Jawa Timut yaitu Smkn 1 Boyolangu dan Smkn 3 boyolangu.
     Menurut saya Full days school bisa efektif di implementasikan di tempat yang tepat dan warga sekolah menaati semua peraturan yang telah dibuat. Bila dterapkan di SD ada hal  positif dan negatif, positifnya siswa bersolialisasi lebih lama ke teman dan guru, kejahatan dari luar terminimum negatifnya siswa lebih epat bosan kalau gurunya tidak kreatid dan inovatif masa - masa SD bisa dikatan masa bermain, Kalau di SMP bisa diterapkan kara masa ini siswa bisa di ajak berpikir kritis dan kreatif, sama halnya di SMA/SMK  sangat bagus diterapkan karena masa ini adalah titik ukur masa depan  anak didik. Full days school baik diterapkan di SMP/SMK sederajat, di SD masih banyak kendala karena di setipa SD mempunyai fasilitas yang berbeda.

Argumentasi Penerapan FULL DAYS SCHOOL di SD/SMP/SMK

Posted by : Unknown 1 Comment

- Copyright © ApaAjaAda - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -