Mata kuliah Penulisan Kreatif yang di ampu oleh Khabibur Rohman, M.Pd.I menurut saya, sedikit ada kejanggalan di hati, menyenangkan, dan berkesan. Dari sudut cara mengajarnya yang dapat membuat mahasiswanya bisa berkhayal kemana - mana dan materi yang di sampaikan sangat bermanfaat.
Mas Habib dari pandangan saya bisa menjadi dosen yang hebat kelak nanti. Terlihat dari gaya bicara / logatnya, pembawaannya,dan dari sudut pandangnya. Sangat jelas terlihat sudah merasakan pahit madunya kehidupan yang lebih dari orang di sekitrnya.
Mata kuliah penulisan kreatif sangat saya sukai karena di setiap mata pelajaran ini pasti ada hal baru / seperti pandangan baru dan pasti ada cerita -cerita yang dapat diambil hikmahnya, walaupun setelah keluar kelas satu dua haru sudah lupa. Walaupun lupa tetap teresa bekas goresan yang dapat di ambil
Mas Habib dari pandangan saya bisa menjadi dosen yang hebat kelak nanti. Terlihat dari gaya bicara / logatnya, pembawaannya,dan dari sudut pandangnya. Sangat jelas terlihat sudah merasakan pahit madunya kehidupan yang lebih dari orang di sekitrnya.
Mata kuliah penulisan kreatif sangat saya sukai karena di setiap mata pelajaran ini pasti ada hal baru / seperti pandangan baru dan pasti ada cerita -cerita yang dapat diambil hikmahnya, walaupun setelah keluar kelas satu dua haru sudah lupa. Walaupun lupa tetap teresa bekas goresan yang dapat di ambil
Pengalaman Mengikuti Mata Kuliah
Siapa yang tak tahu gunung Everest gunung tertinggi di dunia yang berada di Negara Nepal. Dengan ketinggian 8.850 m atau sekitar 29.000 kaki di atas permukaan air laut yang membuat detub janting berdebar bagi para Adventure dan para Potografer yang ingin merasakan sensai mendaki gunung tertinggi di dunia dan pemandangan yang sangat indah yang tak bisa di ucapkan dengan kata.
Sedikit yang tahu 10 mei 1996 di gunung Everst terjadi badai salju yang membuat pendaki meninggal dunia dan jasadnya tidak tertemukan yang terkubur di puncak gunung Everest walaupun ada pendaki yang berhasil selamat dari amukan gunung Everest yang presentasi selamatnya hampir 0%.
Kisah nyata ini di angakt menjadi film layar lebar Hollywood, sang sutradara Film Everest, Baltasar Kormakur yang mampu memberikan gambaran terjadinya tragedi maut di gunung Everest. Awal cerita para pendaki dari berbagai belahan dunia berkumpul dengan ambisi yang menggebu - gebu mencapai puncak gunung Everest. Tepat di tahun itu terlihat para pendaki yang mempunyai permasalahan kesehatan dan usia yang sudah termakan waktu.
Bagi para pecinta Film, Adventure, pecinta potografi tidak akan nyenyak tidur kalau belum menonton film Everest, betapa indahnya pemandangn di puncak gunung Everest dan betapa menakutkannya badai salju yang terjadi di gunung Everest dan apa yang dilakukan apabila terjadi badai salju tiba - tiba.
Sedikit yang tahu 10 mei 1996 di gunung Everst terjadi badai salju yang membuat pendaki meninggal dunia dan jasadnya tidak tertemukan yang terkubur di puncak gunung Everest walaupun ada pendaki yang berhasil selamat dari amukan gunung Everest yang presentasi selamatnya hampir 0%.
Kisah nyata ini di angakt menjadi film layar lebar Hollywood, sang sutradara Film Everest, Baltasar Kormakur yang mampu memberikan gambaran terjadinya tragedi maut di gunung Everest. Awal cerita para pendaki dari berbagai belahan dunia berkumpul dengan ambisi yang menggebu - gebu mencapai puncak gunung Everest. Tepat di tahun itu terlihat para pendaki yang mempunyai permasalahan kesehatan dan usia yang sudah termakan waktu.
Bagi para pecinta Film, Adventure, pecinta potografi tidak akan nyenyak tidur kalau belum menonton film Everest, betapa indahnya pemandangn di puncak gunung Everest dan betapa menakutkannya badai salju yang terjadi di gunung Everest dan apa yang dilakukan apabila terjadi badai salju tiba - tiba.
FILM EVEREST ( Tugas Ke-7 )
Awal kisah seorang remaja yang culun atau cupu yang suka mengalah dengan fisik tinggi 160 cm berkulis eksotis berwajah lonjong dan berhidung pesek. Pemeran utama ini sebut namanya Eka, yang biasa di bully di lingkungannya atau di sekolahnya, pemeran utama kita juga tergabung dalam perguruan silat A ( anggap saja begitu ) dan teman - temannya dominan di perguruan B yang sangat tidak suka pada perguruan A.
Suatu malam Eka beerangkat latihan, malam itu teman - temannya menunggu di jalan yang biasa di lewati Eka menyarankan berhenti di perguruan A atau bergabung ke perguruan B. Akan tetapi Eka tetap bersikukuh di perguruan A, negosiasi yang sangat alot dan cek - cok tak terhindarkan dan teman - temannya yang " gregeten" langsung memukul sekeras - kerasnya langsung tersungkur dan di tinggal pergi.
Eka tetap berangkat latihan di perguruan A dengan luka memar membuat motivasinya terpacu seperti jet coster kecepatan 1000km/jam. Pada malam yang berbeda tiga hari, dia sudah di tunggu tempat biasanya yang ingin si Eka berhenti di perguruan A. Karena Eka tetap bersikukuh lontaran pukulan menyarang di badan dan muka yang membuat jatuh bangun yang cuma bisa defending dikarenakan kalah jumlah. Kejadian ini berlulang berkali - kali sampai bulan berganti bulan. Pada malam ini seperti kerasukan roh di dalam kartun Dragon Ball dengan kekuatan sang Super Saia " Aku sudah menanti - nanti malam ini, ingin kubungkam mulut merka " ujar Eka dalam hati. Seperti biasa temen - temannya sudah menunggu Eka yang sudah tak sabar ingin memukul seperti latian fitnes malam kata hati mereka mungkin. Tapi hari ini angin bertiup berbeda ocehan - ocehan ke sana kemari yang intinya tak sabar ingin memukul. Latihanku selama ini akan kugunakan membela diri, dengan semangat membara tanpa henti berkobar seperti api yang tertiup hembusan angin. Pukulan demi pukulan di tepis di counter dan pukul balik. Kawan - kawannya yang tak terima semakin menjadi langusng ikut mengkroyok pukulan demi pululan dihantamkan di tubuh Eka tapi tak goyah sedikitpun. "Latihanku selama ini tak kan berguna kalau menyerah " guma dalam hati Eka. Di pukul berkali - kali terjatuh berdiri, terjatuh berdiri lagi, terjatuh berdiri lagi sampai tak menyerah. Sampai kedudukan berubah counter menggenggam pergelangan tangan dan tanpa sadar mematahkan tangan kawannya. Teman - temanyapun sedikit was -was dengan teknik patahan yang di gunakan. " Mungkin kebetulan " dan lanjut memukul dengan sigap Eka mengcounter tangan kiri memegang lengan dan tangan kanan pergelangan lawan dan dihentakkan+di putar 160 derajat. Teman - temannya pun takut dan saat itu dia tak pernah di bully dan sejak itu Eka menjadi buah bibir di desa dan sekolahnya.
Selama latian Eka hanya terpaku pada satu tujuan tak ingin di bully dan di remehkan. Berlatih sangat giat, tekun, disiplin dan tanpa sadar terpilih mejadi perwakilan di perguruannya untuk menyambut kompetisi Bupati Cup yang dilaksanakan setiap tahun. Di saat hari H menang sangat mudah dan menyabet medali emas karena mental terbentuk seiring waktu yang terbentuk saat di bully oleh temannya, dengan prestasi tersebut tidak membuat dirinya sombong karena dia tahu aku seperti ini bukan kerja kerasku saja. Tidak berhenti di situ prestasi - prestasi berhasi di raih dari kancah Nasional - Internasional dari Bupati Cup, Kejurda, Kejurprov, Kejurnas, PON sampai ASEAN GAMES pernah menyabet medali emas. Seperti bayi ajaib yang baru lahir dan selalu menjadi nomor satu.
NB : Kisah ini kisah nyata , kisah dari pengalama hidup teman yang di ceritakan kepada saya dan saya tuliskan ke tugas ini, walaupun sedikit meleset dari cerpen saya mohon maaf atas tulisan saya kalau adan salah atau lebihnya saya mohon maaf terutama teman saya kalau membaca !!! >-< piss
Motivasi Membuka Pintu Masa Depan ( Tugas Cerpen )
Pengamen ataupun pengemis sudah melekat di kehidupan sehari - hari. Saat kita pergi ke kota di sepanjang perempatan lampu merah banyak di temeui pengamen. Terkadang ada pengamen yang masih kecil yang seharusnya masa - masa bermain tetapi mencari nafkah, atau pengemis yang dominan orang - orang yang sudah " manula " manusia lanjut usia yang seharusnya menikmati kehidupan tuanya di rumah dengan secangkir kopi sambil menanti anak cucunya kembali kerumah membawa oleh - oleh.
Indonesia termasuk dalam negara yang sedang maju yang penduduknhya mayoritas ekonomi di bawah standart. Di dukung banyaknya individu yang tidak mempunyai keterampilan yang ujung - ujungnya mengamen . Angan -angan para pengamen / pengemis mungkin "daripada melakukan copet, merampok, mencuri lebih baik meminta dengan baik - baik dengan mangamen di Indonesiakan mayoritas memeluk islam". Pemikiran ini yang mendasari makin banyaknya pengemis di negara kita. Mayoritas penduduk Indonesia yang beragama islam menjadi lumbung ekonomi bagi para pengemis atau pengamen. Allah bersabda " Anfik unfik alaik " infako tak infaki dari hal kecil ini orang - orang yang memeluk agama islam berlomba - lomba bersedekah karena pasti akan di ganti yang lebih baik.
Saya pernah pergike Bandung naik sepeda berkunjung ke rumah teman, saat diperbatasan kota Bandung tepatnya diperempatan lampu merah ada ibu - ibuk yang meminta - minta pakaiannya compang - amping sambil menggendong anak dengan mata kanan yang di perban, saya merasa iba dan memberikan sebaggian uang saku. Saat berada di cakruk tepatnyta di depan rumah teman saya, melihat ibu - ibu yang di lihat tadi mengendarai montor sambil menggendong anaknya dengan mata yang sudah tidak di perban dan memakai baju yang bagus. Dia berhenti di di rumah yang bagus dan bertingkat " wow.. pengemis profesional ini " ujar dalam hati. Saya bertanya tentang ibuk itu ke teman saya " Tetangga - tetangga sudah tau kalau satu keluarga pekerjaannya mengemis sampai anak - anaknya sepulang sekolah ganti baju dan berangkat mengemis, tetangga - tetangga tidak ada yang menghardik keluarga tersebut karana tenggang rasa dan istimewanya uang yang di kumpulkan sahari bisa sampai satu juta lebih apalagi saat bulan ramadhan bisa berlipat - lipat sampai tiga juta lebih". Padahal di dalam agama islam meinta / mengemis itu adalah sejelek - jeleknya manusia, Rosul pernah bersabda " Man saalannasa amwalahum takassuron, fainnama yas alu jamron, falyastakilla aw liyastksir" Barang siapa meminta harta kepada orang lain untuk memperkaya diri, maka sungguh, ia hanyalah meminta bara api, maka silahkan ia meminta sedikit atau banyak ( ujar saya dalam hati ). Di luar sana pun masih banyak perkerjaan selain mengemis yang lebih halal, karena kurangnya keterampilan dan kreativitas serang individu masih banyaknya pengemis atau pengamen hulu - hilir di perempatan lampu merah. Dari hal kecil tersebut kasus - kasus kejahatan meningkat pesat tahun ke tahun, inilah PR besar bagi para orang - orang berdasi ( pejabat ) yang seharusnya menengk ke belakang banyaknya realita yang terjadi yang jarang orang - orang tahu.
Indonesia termasuk dalam negara yang sedang maju yang penduduknhya mayoritas ekonomi di bawah standart. Di dukung banyaknya individu yang tidak mempunyai keterampilan yang ujung - ujungnya mengamen . Angan -angan para pengamen / pengemis mungkin "daripada melakukan copet, merampok, mencuri lebih baik meminta dengan baik - baik dengan mangamen di Indonesiakan mayoritas memeluk islam". Pemikiran ini yang mendasari makin banyaknya pengemis di negara kita. Mayoritas penduduk Indonesia yang beragama islam menjadi lumbung ekonomi bagi para pengemis atau pengamen. Allah bersabda " Anfik unfik alaik " infako tak infaki dari hal kecil ini orang - orang yang memeluk agama islam berlomba - lomba bersedekah karena pasti akan di ganti yang lebih baik.
Saya pernah pergike Bandung naik sepeda berkunjung ke rumah teman, saat diperbatasan kota Bandung tepatnya diperempatan lampu merah ada ibu - ibuk yang meminta - minta pakaiannya compang - amping sambil menggendong anak dengan mata kanan yang di perban, saya merasa iba dan memberikan sebaggian uang saku. Saat berada di cakruk tepatnyta di depan rumah teman saya, melihat ibu - ibu yang di lihat tadi mengendarai montor sambil menggendong anaknya dengan mata yang sudah tidak di perban dan memakai baju yang bagus. Dia berhenti di di rumah yang bagus dan bertingkat " wow.. pengemis profesional ini " ujar dalam hati. Saya bertanya tentang ibuk itu ke teman saya " Tetangga - tetangga sudah tau kalau satu keluarga pekerjaannya mengemis sampai anak - anaknya sepulang sekolah ganti baju dan berangkat mengemis, tetangga - tetangga tidak ada yang menghardik keluarga tersebut karana tenggang rasa dan istimewanya uang yang di kumpulkan sahari bisa sampai satu juta lebih apalagi saat bulan ramadhan bisa berlipat - lipat sampai tiga juta lebih". Padahal di dalam agama islam meinta / mengemis itu adalah sejelek - jeleknya manusia, Rosul pernah bersabda " Man saalannasa amwalahum takassuron, fainnama yas alu jamron, falyastakilla aw liyastksir" Barang siapa meminta harta kepada orang lain untuk memperkaya diri, maka sungguh, ia hanyalah meminta bara api, maka silahkan ia meminta sedikit atau banyak ( ujar saya dalam hati ). Di luar sana pun masih banyak perkerjaan selain mengemis yang lebih halal, karena kurangnya keterampilan dan kreativitas serang individu masih banyaknya pengemis atau pengamen hulu - hilir di perempatan lampu merah. Dari hal kecil tersebut kasus - kasus kejahatan meningkat pesat tahun ke tahun, inilah PR besar bagi para orang - orang berdasi ( pejabat ) yang seharusnya menengk ke belakang banyaknya realita yang terjadi yang jarang orang - orang tahu.
REALITA DI BALIK PENGEMIS ATAU PENGAMEN DARI SUDUT PEMIKIRAN DAN AGAMA
bully pasti tidak asing dengan kata ini, yaitu mengucilkan atau melakukan kekerasan dari perkataan ( mengolok - ngolok yang menjatuhkan ) ataupun tindakan fisik ( memukul ). Sangat di sayangkan ada anak anak yang tekena bully tapi tidak ada yang tahu dan yang membullipun tidak tahu ia sedang melakukan bully.
Semua orang pasti pernah melakukan hal ini di sekolah sengaja ataupun tidak sengajamembulli teman atau aduk kelas. Saat mengjinjak jenjang pendidikan SD, SMP, SMK, dst contoh kecil ada teman kita kondisinya tidak normal atau dia lebih kecil dari kita ( tubuhnya ) atau gendut, kita membulli secara perkataan ( mengolok - ngolok ) kita tidak tahu perasaannya sakit hati atau dia menjadi minder dengan dirinya sendiri. Terkadang ada teman kita yang pendiam kita olok - olok biasanya mengambil makanannya dan ini dilakukan jam kosong atau saat guru pergi dan saat guru datang semua duduk rapi kembali dan buruknya teman - teman sekelasnya ikut tertawa dan tidak melaporknnya / tidak tahu kalau terjadi pembullian. Terkadang kakak kelas memintai uang saku kita kalau tidak diberikan di pukul kalau melaporkan di ancam biasanya di lakukan saat jam istirahat dan jarang diketahui oleh pendidik di sekolah tersebut.
Korban pembullian setiap tahun tetap ada, bagaimana menghilangkan / meminimalisir kasus ini ?. Ini masih menjadi masalah belum terselesaikan, sudah di lakukan monitoring, diklat, dll tapi tetap saja masih ada kasus pembullian. Dalam pendidikan anak harus tahu apa itu bully, apa penyebabnya, menanamkan nilai - nilai agama bully tidak baik dan membuat karakter peserta didik menjadi karakter berakhlak dan berjiwa pancasila. Dari sudut keluarga juga harus mengasah tenggang rasa dan adil, apabila ada sesuatu dibagi dengan adil yang kecil memilih dahulu, satu dibelikan kakaknya juga dibelikan. Apabila dari sudut keluarga patokan awal tidak memberlakukan tenggng rasa dan adil bisa memicu benih - benih pembullian terhadap teman atau di sekolahnya. Keluarga dan sekolah harus bersinergi dalam meminimalisir atau menghilangkan kasus pembullian di jenjang pendidakan.
Semua orang pasti pernah melakukan hal ini di sekolah sengaja ataupun tidak sengajamembulli teman atau aduk kelas. Saat mengjinjak jenjang pendidikan SD, SMP, SMK, dst contoh kecil ada teman kita kondisinya tidak normal atau dia lebih kecil dari kita ( tubuhnya ) atau gendut, kita membulli secara perkataan ( mengolok - ngolok ) kita tidak tahu perasaannya sakit hati atau dia menjadi minder dengan dirinya sendiri. Terkadang ada teman kita yang pendiam kita olok - olok biasanya mengambil makanannya dan ini dilakukan jam kosong atau saat guru pergi dan saat guru datang semua duduk rapi kembali dan buruknya teman - teman sekelasnya ikut tertawa dan tidak melaporknnya / tidak tahu kalau terjadi pembullian. Terkadang kakak kelas memintai uang saku kita kalau tidak diberikan di pukul kalau melaporkan di ancam biasanya di lakukan saat jam istirahat dan jarang diketahui oleh pendidik di sekolah tersebut.
Korban pembullian setiap tahun tetap ada, bagaimana menghilangkan / meminimalisir kasus ini ?. Ini masih menjadi masalah belum terselesaikan, sudah di lakukan monitoring, diklat, dll tapi tetap saja masih ada kasus pembullian. Dalam pendidikan anak harus tahu apa itu bully, apa penyebabnya, menanamkan nilai - nilai agama bully tidak baik dan membuat karakter peserta didik menjadi karakter berakhlak dan berjiwa pancasila. Dari sudut keluarga juga harus mengasah tenggang rasa dan adil, apabila ada sesuatu dibagi dengan adil yang kecil memilih dahulu, satu dibelikan kakaknya juga dibelikan. Apabila dari sudut keluarga patokan awal tidak memberlakukan tenggng rasa dan adil bisa memicu benih - benih pembullian terhadap teman atau di sekolahnya. Keluarga dan sekolah harus bersinergi dalam meminimalisir atau menghilangkan kasus pembullian di jenjang pendidakan.
" EKSPLANASI " Contoh BULLY
Full Days School bisa dikatakan bersekolah seharian penuh. Menghabiskan hari - hari di sekolah bersama teman dan guru tujuannya menjadikan murid berkarakter dan menjaga murid dari kekerasan dari luar seperti permerkosaan dan narkoba dll. Mengangkat pernyataan di atas apakah full days school baik di terapkan di jenjang sekolah SD/SMP/SMK/ Sederajat ?. Mengusung pertanyaan di atas full days school bisa diterpkan pada tempatnya seperti perkotaan yang mayotitas kantoran apabila diterapkan di desa yang mayotitas petani tidak mungkin efektif.
Dari pengalaman saya di SMK berangkat jam 06.45 - 16.00 saat itu masih RSBI murid di gembleng dari segimateri maupun prakterk meskipun di lebih ke praktek. Kedisiplinan sangat ditekankan bel berbunyi gerbang ditutup terlambat di beri sangsi bersih - bersih area sekolah sampai jam pertama habis sekita jam 08.20, walaupun hal sepele tersebut berulang berkali - kali sekolah saya menjadi Juara Nasional sekolah terbersih yaitu Adiwiyata Mandiri yang pada saat itu sekolah yang menyandang predikat tersebut se -SMK Jawa Timut yaitu Smkn 1 Boyolangu dan Smkn 3 boyolangu.
Menurut saya Full days school bisa efektif di implementasikan di tempat yang tepat dan warga sekolah menaati semua peraturan yang telah dibuat. Bila dterapkan di SD ada hal positif dan negatif, positifnya siswa bersolialisasi lebih lama ke teman dan guru, kejahatan dari luar terminimum negatifnya siswa lebih epat bosan kalau gurunya tidak kreatid dan inovatif masa - masa SD bisa dikatan masa bermain, Kalau di SMP bisa diterapkan kara masa ini siswa bisa di ajak berpikir kritis dan kreatif, sama halnya di SMA/SMK sangat bagus diterapkan karena masa ini adalah titik ukur masa depan anak didik. Full days school baik diterapkan di SMP/SMK sederajat, di SD masih banyak kendala karena di setipa SD mempunyai fasilitas yang berbeda.